PERANAN FREIGHT FORWARDER DALAM KEGIATAN EKSPOR IMPOR

Wednesday, August 8th 2018. | Berita, Bisnis, Ekspor, Impor, Usaha

Artikel kali ini kita akan bahas apa saja sih peranan freight forwarder dalam kesibukan pengiriman barang lho. terkhusus bagi para perusahaan forwarder di Jakarta. Bagi kalian yang bekerja atau mempunyai usaha sejenis, penasaran kan apa saja? Yuk, kita lihat bersama di bawah ini!

  1. Sebagai perantara

Freight forwarder mempunya peran yang benar-benar penting dalam kesibukan ekspor dan impor barang, adalah sebagai “Cargo Intermediary”, yang berusaha dan berperilaku sebagai pemilik barang di suatu pihak dan juga sebagai pengangkut di sisi lainnya pada suatu pelaksanaan pengiriman barang. Di lain pihak, freight forwarder juga selalu menjalin hubungan dengan instansi pemerintah seperti bea cukai, PT(Persero) Pelabuhan Indonesia, bank, dan masih banyak lainnya.

Untuk itu, ada beberapa hal yang diperhatikan kaitannya dengan freight forwarder:

 

  • Memahami dengan bagus sifat dan karakteristik barang.
  • Mengendalikan dan merencanakan dengan bagus jadwal pemuatan barang layak dengan agenda kedatangan kapal.
  • Merencanakan pengontrolan pengorderan ruang muat kapal(booking space) secara tepat waktu.
  • Memecahkan pengurusan dokumen layak dengan ketentuan.

 

  1. Sebagai wakil pemilik barang

Untuk mengerjakan kesibukan ekspor atau impor barang, freight forwarder akan mendapatkan surat kuasa dari eksportir atau importir untuk mengurus dokumennya. Dalam hal ini bisa dikatakan bahwa freight forwarder adalah pemilik barang atau berperilaku untuk dan atas nama pemilik barang. Oleh karena itu, freight forwarder selaku pemilik barang bertanggung jawab terhadap beberapa hal di bawah ini:

 

1)            Akan selalu melindungi kepentingan pemilik barang.

2)            Memberikan segala kabar yang berhubungan dengan pelaksanaan pengiriman dan penerimaan barang.

3)            Membayar di muka segala biaya yang berhubungan dengan pengurusan dokumen dan pelaksanaan kesibukan ekspor impor.

4)            Melindungi muatan dengan berbagai variasi dokumen yang diperlukan untuk pelaksanaan pengiriman barang supaya sampai ke tujuan akhir.

  1. Sebagai pengangkut

Freight forwarder disebut juga sebagai pengangkut seandainya mereka berperilaku sebagai multimoda transport operation(MTO), dimana mereka berperilaku selaku coordinator pengirim barang dengan mengaplikasikan lebih dahulu 1 sarana angkutan karenanya freight forwarder akan mengaplikasikan House B/L untuk melindungi muatan yang diangkut dengan beberapa sarana angkutan itu.

 

  1. Sebagai cargo consolidator

Freight forwarder dikatakan sebagai cargo consolidator karena mereka cakap mengumpulkan muatan dari beberapa pemilik barang. Pada biasanya dengan volume yang relatif kecil untuk digabungkan menjadi 1, kemudian dikirim ke tujuan yang sama. Dalam hal ini, freight forwarder mengaplikasikan container sebagai pengemas. Dengan adanya peranan freight forwarder sebagai cargo consolidator ini, memberikan profit bagi pemilik barang karena biaya pengapalan yang relatif murah.

Nah, dengan adanya beberapa hal yang dijelaskan di atas tadi, jelaslah dengan adanya freight forwarder sudah menyokong pengingkatan kualitas pelayanan jasa pengiriman dan penerimaan yang menyokong kelancaran kesibukan ekspor impor.